Jadi minggu lalu diajak si Ayah untuk ikut ke Singapore jalan-jalan, tapi berangkatnya nyusul. Karena di Singapore si Ayah lagi ada training hari Senin sampai Jumat. Kami nyusulnya di hari Kamis dan berakhir di hari Minggu (19-22 April 2018). Biar nggak terlalu sepi, ngajak Agatha. Eh ternyata Titin dan Erik pengin ikutan di last minute. Jadilah kami berenam pergi ke Singapore.
Kami naik Air asia, sepertinya rate nya lagi murah, dengan harga @ 800 ribu-an / pax , jadi per orangnya PP keluar uang kuranglebih 1,6 juta-an. Dari Bintaro ke Soekarno-Hatta Terminal 3 International Ultimate (Terminal baru) naik Golden Bird yang rate -nya 160 ribu sudah all-in termasuk tol. Murah kan :) yang dari Rawamangun naik Damri (Nggak tau berapa biayanya).
Lalu kami check-in dan langsung taruh bagasi masing-masing. Kelar check-in, nunggu deh di lobby sebentar. Setengah jam mendekati boarding, kami jalan kaki ke boarding room. Astagaahh.. nggak nyangka jauuhh juga lho jalannya, ada mungkin 1 km. Sampai di boarding room, nunggu sebentar, lalu kami naik pesawatnya. Penerbangan sekitar 90 menit. Tapi nggak berasa lho, rasanya cuma 30 menit baru terbang kok sudah akan landing, (yakali karena sambil tidur yaa, jadi waktunya nggak berasa, hiihi) wuaahh perasaan happy banget udah nggak sabar main di Singapore dan explore disana ! Abel dan Clara juga kooperatif sekali. Mereka nggak rewel atau mabuk udara. Mereka jadi anak manis selama di pesawat.Kebanyakan malah tidur, anteng banget dehh. Apalagi untuk Abel ini pengalaman pertamanya naik pesawat dan bisa lihat awan... katanya pengin banget lihat awan kalo naik pesawat :)
Nah pengalaman di Singapore dimulai nih. Keluar dari pesawat melewati immigration checked. Suasananya lumayan tegang ya disana. Petugasnya itu yang wajahnya pada tegang. Tapi akhirnya kami semua aman melewati immigration checked. Lalu jalan lagi ke arah Immigration Passport Checked. Baru mau masuk sudah terkagum-kagum sama desain bandaranya. Keren abiss!
Ket: Antrian di Immigration Checked
Nah disana nunggu antri untuk sampai ke petugas check nya. Kemarin antri sekitar 30 menit. Nah anak-anak nggak bisa diem, lari-larian terus. bikin menarik perhatian petugas imigrasi yang lalu lalang mengecek wisatawan yang sedang antri. Nggak lama aku disamperin deh tuh,
"Are you their mom?"
" Yes, the two girls"
lalu petugasnya mengangguk dan bilang jangan lari-lari disekitar sini. Nggak lama pergi dan kembali lagi, yang ternyata bawa permen buat mereka satu-satu... hehehe... rejeki -nya anak-anak :)
Selesai dari check pasport, kami ambil bagasi dan ke arah Ground Transport Concierge untuk pemesanan shuttle bus gratis ke Village Bugis Hotel. Untuk dewasanya gratis, tapi anak-anak kena charge SGD $6 / anak. Kami nunjukin bukti pemesanan kamar hotel dan lalu bisa diproses.
Sebenarnya bisa juga naik MRT, tapi karena bawa anak-anak dan jalannya masih jauh lagi ke hotel, jadinya pakai fasilitas gratis shuttle bus ke hotel. Disana nunggu sekitar 15 menit untuk datang shuttle bus -nya menuju hotel.
Ket: Ground Transport Concierge
Hari pertama (Kamis siang) tiba di hotel sekitar jam 14.30 waktu Singapore. Perbedaan waktu di Singapore lebih cepat 1 jam daripada Indonesia. Kami nginap di Village Bugis Hotel. Sampai kamar hotel ada yang mandi ada yang baring-baring sebentar. Sekitar jam 18.00 keluar kamar hotel. Untungnya cuaca bersahabat banget, nggak hujan. Kami makan di Zam-Zam Restaurant di Arab St. Disana makanan halal dan masakan India / Timur Tengah. Tapi murah lho! minuman rata-rata SGD $1 -SGD $3. Makanan mulai SGD $4 - SGD $8 (Atau mungkin lebih? karena menu yang kami pesan SGD $8 paling mahal,hahaha).
Disini itu ayam lebih mahal daripada daging sapi kelihatannya. Pesan beef mutton curry harganya SGD $4, tapi chicken fried rice SGD $8 ! Biarpun gitu menunya besar, bisa buat makan rame-rame. Yaa 4 orang lah ya :) Beef mutton -nya juga gede, nggak nanggung ukurannya. Untuk harga segitu dengan ukuran beef segede itu cukup murah dibanding dengan di Indonesia.
Oiya, SGD $1 sekitar Rp. 10.850 (kurs saat itu di Indonesia).
Ket: Hotel view di pagi hari
Ket: Daftar menu di Zam-zam Restaurant
Ket: Makan malam di Bugis habis segini.
:: Perhatikan deh, menu ayam(chicken fried rice) lebih mahal harganya daripada menu daging (beef mutton) ! Padahal kalau di Indonesia yang lebih mahal itu menu daging :)
Selesai makan, lanjut ke Bugis Street. The famous and cheapest shopping street in Singapore. Macam-macam yang dijual disana, mulai dari street food, minuman seperti juice buah, pernik-pernik souvenir, dan pakaian. Street food -nya ada pancake, gorengan dalam bentuk skewers, martabak manis dan gurih, poffertjes, sosis bakar, dll. Harganya cuma rata-rata sekitar SGD $1 aja. Minuman juice -nya juga macam-macam, kayaknya semua buah ada deh, hahaha... dan murah juga cuma SGD $1 aja, isinya jus buah segar asli, tanpa gula (kayaknya ya, soalnya pemanisnya rata-rata pakai madu, karena rasanya nggak terlalu manis dan seger banget! ). Waktu itu beli watermelon juice. Seger banget diminum malem-malem, mana emang lagi panas hawanya. Untuk pakaian rata-rata diharga SGD $10 , kebanyakan pada promo, misalnya buy 1 get 1 seharga SGD $30 (kalo beli 1 SGD20). Kayaknya baju-baju dari Bangkok deh, dan mini-mini ukurannya :(
Disana beli gantungan kunci buat oleh-oleh dan Titin yang beli kaos setengah lusin. Gantungan kunci dapat 24 pcs seharga SGD $10 aja. Murah ya.
Hari kedua (Jumat) ke Botanic Garden, Cinatown, Orchard Road, dan malamnya ke Marina Bay / Merlion.
Dari hotel setelah breakfast, kami langsung bersiap ke Botanic Garden naik MRT ( rute Bugis ke Botanic Garden). Sampai sana udah jam 11 siang. Masuk ke sana gratis. Ternyata cuaca lagi panas banget sampai harus pakai payung. Jalan-jalan lah kita sebentar disana, nggak lama, paling cuma 30 menit, karena anak-anak nggak betah, padahal aku masih pengin explore lagi didalam ada apalagi. Disana cuma ke Child Garden, ngeliat penyu di dalam kolam. Abis itu pada pengin jalan-jalan lagi ke tempat lain. Jadinya kita lanjut jalan lagi ke stasiun naik MRT ke Chinatown (Botanic Garden; Chinatown - transit Little India town; st Harbourfront - arrive Chinatown).
Ket: Pohon tua di Botanical Garden
Ket: anak-anak lihat kumpulan penyu dalam kolam
Di Chinatown lihat-lihat situasi aja, jalan menyusuri petak Chinatown. Asik banget, suasananya bener-bener seperti sedang di China. Disana mampir dulu di SGD $1 Store. Rata-rata yang jual berharga $1 SGD, tapi ada juga diatasnya. Murah untuk beli-beli souvenir disitu. Di toko suvenir itu kita beli macam-macam, nggak tau Agatha beli apa ya, tapi aku beli kaos kaki untuk Clara aja, sepasang cuma $1 SGD.
Ket: Keluar dari Stasiun MRT Chinatown, langsung masuk area nya
Ket: Jalannya bersih banget! Daun aja males lewa
Perut mulai kelaperan, waktunya makan siang, mampir deh kita ke salah satu Chineese Food restoran. Makanannya enak-enak, tapi mahal euy, err.... total habis $ 33 SGD. Pokoknya anak-anak kenyang, beres lah :)
Ket: Makan siang di Chinatown habis segini
:: Bandingkan dengan kalau makan di daerah bugis, order 6 macam menu aja hanya keluar uang $ 26 SGD.
Ket: Iconic Klenteng di Chinatown
Ket: Jalan sepanjang Chinatown
Dari Chinatown mampir lagi ke ke Orchard Road naik MRT (Chinatown towards Punggol - change at Dhoby Ghaut towards Jurong East - arrive at Orchard ). Disana langsung deh disambut pemandangan penjual es krim gerobak dan yang jual adalah Uncle alias bapak-bapak tua. Wah seru deh! Es krimnya murah, cuma $ 1.20 SGD , bisa pilih pakai cup atau roti. Pilihan es krim nya juga banyak.. bikin bingung tapi akhirnya dipilih juga sih, hehe..... Abisin es krim dulu sambil duduk di kursi pinggir jalan. Abis itu jalan lagi sepanjang Orchard road sampai kita kehabisan air minum, mau cari free water tap kok nggak ada... akhirnya ketemu petugas disana, kita tanya dimana ada water tap gratis. Ternyata nggak ada, tapi kalau mau beli yang murah ada di Lucky Plaza, nggak jauh lokasinya dari kita tanya, sekitar 700 m letaknya di belakang mal. Pas sudah sampai sana, lokasinya seperti di lorong, mirip ITC tapi lebih kecil. Tetap bersih yang jelas :)
Dan kita ketemu toko kecil (mart) yang jual air minum. isi 1500 ml seharga $1.50 SGD. Lumayan murah dibanding beli di tempat lain yang bisa seharga $2 SGD. Tapi tetap aja mahal untuk harga air mineral :)) Mampir di toko seberangnya liat-liat siapatau ada yang menarik. Ada lagi ternyata kaos kaki anak murah, sepasang cuma $1 SGD, beli lagi deh buat Abel. Mau beli juga buat ukuran dewasa lha kok ngga ada, hiks... gak bisa deh beli buat diri sendiri.
Ket: Gerobak es krim Uncle hanya $1.20 SGD
Ket: Abisin es krim dulu disini
Ket: Gedung Iconic di Orchard Road
Setelah itu kami pulang ke hotel sebelum jam 16.00 karena takutnya jam orang pulang kerja bisa-bisa penuh nanti MRT nya. Jadilah kita naik MRT (Chinatown towards Bukit Panjang - Bugis). Dan lanjut sore-malam ke Marina Bay lihat patung Merlion.
Ket: Suasana sibuknya stasiun MRT. Ini di Chinatown
sampai di stasiun MRT nya Bugis, Abel pengin makan roti, jadi beli roti di Bugis MRT. Murah, cuma $1 SGD. Roti nya persis roti macam BreadTalk. Enak. Malamnya sebelum makan malam lagi di Zam-Zam resto dekat hotel, beli Domino's Pizza dulu didepan hotel. Harganya kalau di Jakarta bisa dapat Pizza Hut :)) tapi ada harga promo sih, beli satu pizza hargaya $24 SGD, tapi kalo beli 2 pizza hanya bayar $22 SGD aja. Niat yang mau beli satu pizza aja jadi harus beli 2, hehe. Oiya, bedanya lagi kalau di SIN itu condiment -nya nggak pakai saos tomat/ saos sambal, tapi pakai chili flakes. Asik ya! Di tulisan kemasannya sih tertulis: " limited only for Domino's Pizza Singapore & Malaysia only" .
Ket: Harga di Domino's Pizza SIN
Abis itu langsung melipir ke Marina Bay untuk ke Merlion. Ke sana pakai MRT dari Bugis (Bugis towards Chinatown - Change at Bayfront towards Marina Bay - Arrive at Marina Bay). Pas sampai Marina Bay, Agatha mampir dulu ke bagian informasi, nanya gimana caranya ke Merlion. Seakan tau apa yang mau ditanyakan, petugas nya langsung kasih secarik kertas yang isinya panduan jalan ke arah Merlion. Hehe... ya udah kita keluar stasiun ngikuti arah panduan di kertas itu. Akhirnya nyampe juga yeaay! Setelah jalan berapa kilo ya, kira-kira 500 m lah. Melewati sungai buatan, hotel, dan menyebrangi jalan raya, sampai juga dekat Merlion.
Ket: View di jalan Bonham St.
Ket: Merlion at night
Balik dari Merlion mampir dulu ke Bugis St. naik MRT (Marina Bay - Change at City Hall - Arrive at Bugis), Beli titipan dan cari minuman seger. Beli jus kiwi seharga $1 SGD. Abis itu pulang sampe hotel jam 22.00. Upload foto-foto sebentar, lalu tidur deh untuk recharge tenaga besoknya ke SEA Aquarium di Resort World Sentosa.
Hari ketiga (Sabtu) ke Resort World Sentosa ke S.E.A Aquarium nya. Dari hotel keluar mulai jalan jam 10.00 ke stasiun MRT buat ke Sentosa. Rutenya dari Bugis - turun Harbourfront. Disana turun dari MRT lalu jalan ke arah VivoCity untuk naik bus RWS 8 tarifnya $1 SGD / pax. Nanti diantarkan sampai Resort Wold Sentosa. Berangkatnya kesana bayar, tapi baliknya ke VivoCity gratis. Di SEA Aquarium bayar tiket masuknya $39 SGD untuk anak, $59 SGD untuk dewasa.
Sebelum masuk kedalam, foto-foto dulu di Candylicious dan depan bola dunia Universal Studio (USS).
Ket: Foto didepan USS
Ket: Ubur-Uburnya cantik !
Ket: Pemberian makan ikan-ikan
Ket: Rombongan ikan pari berenang
Ket: Kumpulan paus hiu diatas kubah, wow!
Disana ditawari semacam 'souvenir' foto dari SEA. pas foto nya sih gratis didalam, ehh keluar area malah ditodong beli dan semacam harganya mahal banget ! $80 SGD dapat 1 foto pigura size , 2 table size foto, dan 1 model foto dalam water globe. Agak nyesel jadinya karena mahal, tapi ya sudah lah ya, buat pelajaran yang MAHAL dan berharga banget untuk trip berikutnya.
Sudah puas didalam SEA, kita lanjut makan siang. Pilihannya mampir ke Little India, karea dia area RWS makanannya mahal-mahal. Jadilah kita keluar area, dan naik bus RWS 8 lagi. Nunggu di haltenya sekitar 15 menit. Kita diantar lagi ke VivoCity, dan langsung naik MRT ke Little India.
Ket: Makanan di Little India
Makanan disana lumayan terjangkau. Kemarin pilihannya jatuh pada minced pork noodle ($4 SGD) dan Srilankan rice ($5 SGD). Dan rasanya juga enak banget dengan porsi besar. Kenyang deh.
Abis dari Little India, kita pulang ke hotel karena sudah sore. Anak-anak juga udah pada capek. Kita naik MRT (Little India towards Chinatown - Bugis). Sampai hotel, aku yang super ngantuk rebahan dulu dll, karena persiapan besok udah mau kembali ke Jakarta pagi-pagi jam 6 udah harus check-out. Tapi kalau Agatha pergi lagi ke Bugis dan Mustafa untuk beli oleh-oleh. Pengin juga ikut pergi Mustafa, eh lha kartu MRT nya dibawa si Ayah, nggak jadi deh pergi.
Hari Minggu, sudah waktunya check-out dan kembali ke Jakarta. Setelah selesai beres-beres semua, lalu turun sarapan di hotel. Jam 7 harus melipir ke Bandara karena jam 10.15 (kalau nggak salah) jadwal pesawatnya. Kami naik Air Asia. Kami naik Grab, Agatha dan si Ayah naik MRT karena Grab nya sedan dan nggak muat sampai 6 orang. Grab bayar $19 SGD, harga flat. Sampai di Terminal 4, kami ke Gate 4 sesuai petunjuk di layar monitor. Mau masukin tas ke bagasi aja agak ribet yee, soalnya mesti pakai mesin dulu, karena minim petugas dan bagasi checked -nya harus pakai mesin untuk dapatkan tag barcode. Tapi akhirnya dibantu petugas setelah bingung sana sini nyoba ngga berhasil juga :D Berhasilnya waktu dapatkan check in barcode. Lalu antri untuk masukin tas bagasi harus ke Gate 5 di seberangnya sesuai arahan petugas. Kelar deh urusan tas ke bagasi pesawat. Fiuhh...
Disana nunggu beberapa menit, karena si Ayah mesti lari ke Terminal 2 untuk nukerin kartu EZ-Link MRT ke cash. Agak jauh jadi lama. (err...) Akhirnya ngantri untuk ke Immigration checked. Air nggak boleh dibawa. Jadi air harus diminum abis atau dibuang. Petugas bilang nanti didalam bisa isi ulang air gratis. Aku memilih habiskan airnya daripada dibuang. Ok, kami lolos pemeriksaan.
Jalan sekitar beberapa meter ke lobby boarding room. Megah sekali dan bagus banget didalam. Foto-foto sebentar (lagi,hehe...)
Ket: Didalam Terminal 4 - Changi Airport
Ket: Iconic !
Ada musical show kecil disana, di tembok atasnya ada drama musikal keren abis ! Kirain awalnya itu hanya jendela kayu dan pilar tembok biasa, eh nggak tau nya itu layar musikalnya :) lihat disini .
Nunggu pesawat jam 11.05. Agak telat beberapa menit, tapi akhirnya pesawat terbang juga.
See you Singapore! I'll be back again :)
:: Selanjutnya baca juga:
Tips dan trik selama di Singapore
Review singkat saat di Singapore