Pulang sekolah, Clara cerita waktu di sekolah hari itu, dia ngeliat ada guru yang sepertinya butuh bantuan. Terus dia bilang, dia inisiatif menawarkan bantuan. Tapi ditolak sama guru itu.
Lalu hari sebelumnya dia juga cerita, kalau pernah menawarkan bantuan ke seorang teman sebaya -nya yg beda kelas karena melihat anak itu seperti butuh bantuan. Tapi lagi-lagi bantuan Clara ditolak.
Saat itu dia ngerasa sedih, dia mau bantu tapi malah ditolak. Jadi aku sebagai pendengar dan sebagai Ibu nya bilang, "Ya udah nggak apa-apa, Clara sudah baik, mau bantu orang lain, tetap kayak gitu ya, baik sama orang nawarin bantuan, jangan berubah. Mungkin waktu itu dia memang nggak perlu bantuan. Orang kan sifatnya beda-beda, apalagi budaya nya nggak sama, beda negara beda juga kebiasaannya. Bukan berarti orang itu nggak suka sama Clara. Udah jangan sedih, nggak semua orang begitu kok,".
FYI sekolahnya sekarang kan sekolah Internasional, jadi ya wajar beda-beda perilaku dan kebiasaan orangnya. Tapi di lain sisi, jadi bangga nggak sih, ketauan banget kalo orang Indonesia tuh suka membantu :)
Iya, Clara emang anaknya super baik, super sensitif. Ditolak dikit kecewa. Ada teman yang menjauh, terus sedih. Untungnya masih mau cerita.. jadi ya dikit banyak tau lah... Yang penting perbesar hatinya, jangan sampe jadi anak minder, dan tetap jadi Clara yang suka membantu.
~ KL, Tue 16/6/2020 ~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar