Jumat, 31 Agustus 2018

Masa Investasi untuk Anak

Parents,

10 Tahun pertama adalah pembentukan karakter anak-anak,waktu investasi utk anak. Kita diajak utk jadi ortu yg bisa membentuk karakter anak sejak dini, susah senang dan bahagianya kita,  menanam,banting tulang, emosi naik turun utk anak, menabur, masa berjuang utk anak. Banyakin ilmu parenting. Anak akan menjadi seperti apa, inilah saatnya.
.
10 Tahun kedua adalah masa memperbaiki yg salah. Pada tahap ini ortu masih bisa memperbaiki kesalahan apa dalam pengasuhannya dlm keluarga. Anak masih bisa diberitahu kesalahannya dan sama-sama memperbaikinya.
.
10 Tahun terakhir adalah masa panen, dimana Ortu bisa memetik hasilnya. Hasil didikan yg sudah ditanamkan sejak kecil. Masa tangis bahagia bila Ia kelak menjadi orang yg berbakti, Ia lulus dgn nilai baik, masa dimana Ia menjadi "seseorang yg berguna".

Maka sebaiknya kita menjadi bijaksana dalam mendidik membentuk karakter anak-anak kita dlm keluarga. Mau kita jadikan apa kelak anak-anak kita? Semua tergantung didikan kita dalam keluarga ❤️πŸ‘„

terinspirasi dari:
Seminar parenting di sekolah SD anak sendiri.

Jumat, 06 Juli 2018

Telur


Kalau ke pasar dan berencana beli telur, aku selalu bawa tempat plastik telur bekas wadah telur kemasan sebelumnya. Dan pas beli, sering banyak dikomentari yg jual telur. Salah satunya ada yg komentar begini:
" Oh pakai tempat ini ya? Praktis juga ya, jadi nggak gampang pecah bawanya juga enak. Kalau saya wadah-wadah plastik yg kayak gini abis beli telur seringnya dibuang, soalnya nggak tau buat apa lagi.."
Kataku;
" Iya bu, praktis apalagi saya yg sering keluar beli telur pakai motor. Jangan dibuang bu, bisa dipakai beli telur diluar, kalau pakai motor gitu enak bawanya, telurnya nggak pecah 😊 "
Kata penjual telur;
"Iya bener ya"
Apa cuma saya yg keluar beli telur repot-repot mesti bawa wadah telur kayak gini? πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€
Biar "repot" yg penting hati tenang, bawa telur nggak takut pecah dijalan.



Kamis, 28 Juni 2018

Ikan Bebek

Suami pesen bebek goreng seporsi lewat gofood. Dilihatlah di struk tulisannya:

1 bungkus ikan bebek.......Rp.20.000

(Katanya, tadi nggak pesen ikan)

Yang dateng 1 porsi bebek goreng. Kutanya, ya bener kan pesenannya? Iya, tapi bingung aja ditulis kok ikan bebek.

Begitulah tadi wa video call kami. πŸ˜†

Hihihi, aku pun syok tadi ditunjukin struknya.. Setauku namanya kalo di Jawa semua lauk disebut "ikan", mau ayam, bebek, tempe, tahu pun jadi "ikan" namanya πŸ˜‚

Rabu, 13 Juni 2018

Jogja Eko Park Celossia Flower


Namanya "Eko Park" instead of "Eco Park" ternyata ada ceritanya sendiri. Taman bunga ini nama pemiliknya pak Eko. Makanya namanya Eko Park, tamannya Pak Eko πŸ˜„

Bunga Celossia ini sebenernya varian lama jenis bunga asal Indonesia, hanya saja wΓ rna bibitnya warna merah dan kuning yang sedang terkenal. Mungkin saja nanti akan muncul warna baru bunga Celossia kalau ada yang menanam dan berhasil tumbuh. πŸ˜‰

Bunga Celossia tumbuh bagus dan warna nya cantik hanya muncul selama 3 bulan. Dan kami datang di bulan ke 2 mekarnya bunga.

Kalau mau kesini dari arah Pantai Sepanjang/ Slili/ Indrayanti/Kukup ke kota Wonosari pasti melewati jalur jalan ini. Nengok ke kiri, nah mampir deh sebentar ke Eko Park.

HTM hanya Rp. 5000/orang , tapi harus ikut aturan ya, dilarang memetik bunganya. Kalau mau beli bibitnya juga bisa disini.

#EkoPark
#CelossiaFlower
#Instagrammable
#Jogja_EkoPark
#Jogja_CelossiaFlower





Minggu, 10 Juni 2018

Pagi Riweuh !!

Pagi riweuh !!

Pagi-pagi mau ke ATM rencananya mau isi E-Money dan ambil cash. Sudah di ATM, mau isi E-Money kok nggak ada pilihan top up electronic money? Ini ATM kenapa yaa pikirku. Sudah dari ATM pertama, pindah ke sebelahnya, sama aja, malah nggak bisa disentuh layarnya (touch screennya error, bhaakk!! )
Baiklah, mari ke ATM lain, jadi ku mampir ke ATM yang di Alfamart. ih sama aja, nggak ada pilihannya, jadi tambah bingung, hiks... 
Pilihan berikutnya, ke ATM ketiga, di pasmod sektor 7. ATM Mandiri- nya error! Uh, mesti cari ATM lain. Sekalian jajan dulu beli makanan didalam lah.
Pilihan terakhir ke ATM di bank Mandiri pusat. Disana sama ajaa, nggak ada pilihan untuk isi E-Money. Laah ini kenapa ya semua nggak bisa pikirku. Pas ada security masuk ATM, aku nanya kenapa nggak bisa ini pak isi E-Money? 
Pas dilihat kartu ku, lah itu kartu kredit bu! 
Waduh, baru sadar, huaaa! Jadi harusnya daritadi bisa aja isi E-Money, gegara salah masukin kartu yang harusnya kartu debit malah masukin kartu kredit.. yasalaamm, hahhaha.. koplak!!
Etapi dasar baru tahu (kalau ambil cash bisa pakai kartu kredit), pas di ATM pertama itu bisa ambil cash pakai kartu kredit, jadi nggak curiga kenapa nggak bisa isi E-Money nya. Kusangka karena mesinnya yang nggak support. Ternyata penggunanya yang error :))
Ya maapkeun kalo salah ambil, tadi itu buru-buru karena warna ATM dan CC nya sama-sama gold, jadi nggak aware gitu.

Nah kejadian berikutnya, pas mau ganti ATM beneran, tiba-tiba waktu mau ingat-ingat pin si ATM, jadi blank nih otak. Mungkin karena dari tadi ingatnya pin untuk "ATM berkedok CC" itu jadinya otaknya harus sedikit mengolah untuk angka lainnya. Sempat ditolak soalnya pas mau transaksi top up E-Money. Kan saya jadi kedeeerr !!
Baiklah menepi dulu... Mundur sesaat dari mesin ATM daripada coba-coba lalu diblokir, panjang urusan. Setelah sekitar 10 menit, yakin mengingat pin nya sudah benar, aku maju ke ATM isi E-Money nya. Akhirnya berhasil juga! Thank God! Udah keringetan grogi takut ditolak, hiks...

Ya udah kelar lah urusan riweuh hari ini, haha...
Selamat siang, selamat mudik guys ! Jangan lupa berdoa sebelum berangkat...

Senin, 28 Mei 2018

Menggambar "Monster Family"


Left-handed Hand drawing by Annabel 😍

Malam ini sebelum tidur, dia bawa kertas dan spidol katanya mau menggambar. Mak- nya lagi sibuk wara wiri nyiapin keperluan lainnya sebelum ikutan masuk kamar. Eh lha ternyata didalam Abel sudah bikin sesuatu. Katanya ini Monster family πŸ˜„πŸ˜„.

Ini Abel ngegambar pakai tangan kiri, ceritanya tentang Monster Family yang lagi ada di pinggir danau. Monster family -nya ada daddy, mommy, brother, sister dan baby (baby pakai pita)


Eh? Ini anak udah bisa gambar pita segala! Ya ampuun .. amazed lihat hasilnya, karena daya khayalnya untuk anak umur 3, 8 th itu keren banget! Gambarnya sudah ada konsepnya, udah tau apa yang mau digambar. Persis kayak Clara dulu umur 3thn, pernah bikin gambar tentang keluarga juga. 

Untuk ukuran anak umur 3,8thn bikin gambar berkonsep gini udah keren banget lho!
Gambar ini harus disimpan, kalau Abel sudah besar dikasih liat lagi kalau dulu dia umur 3 tahun sudah bisa gambar keren seperti ini. Dia pasti bangga.





Minggu, 27 Mei 2018

Konversi ukuran bahan

Konversi Ukuran Bahan.. 
copas dari blog Dapur Deana.

Terigu
1 sdm = 10 gr
1 cup = 140 gr

Coklat bubuk
1 sdm = 5 gr
1 cup = 80 gr

Gula pasir
1 sdm = 20 gr
1 cup = 225 gr

Gula bubuk
1 sdm = 10 gr
1 cup = 110 gr

Gula merah (padatkan)
1 sdm = 15 gr
1 cup = 200 gr

Brown sugar (padatkan)
1 sdm = 10 gr
1 cup = 170 g

Mentega
1 sdm = 15 gr
1 cup = 225 gr

Margarin
1 sdm = 15 gr
1 cup = 225 gr

Tepung Ubi kayu/ kanji
1 cup = 125 gr

Tepung Maizena
1 cup = 110 gr

Telur (tanpa kulit)
1 butir = 50 gr
1 kuning telur = 20 gr
1 putih telur = 30 gr

1 ml = 1 cc = 1gr

sumber :1. majalah Santap ~ diambil dari millis
2. buku Cake & Pastry by Yasa Boga

Modified by Dapur Deana

Kamis, 24 Mei 2018

Budayakan ANTRI yes !

Di jam buka puasa tadi, ada aja drama yg dilakuin orang-orang di tempat makan... :)

:: Lagi ngantri, tetiba ada ibu-ibu teriak ke anaknya, "lho kamu kan tadi ngantri duluan? Mas, anak saya tadi yg duluan ngantri lho! "(Aku dan si mas depan counternya sama2 bengong), soalnya perasaan nggak ada yg ngantri depanku. Apalagi anak itu, gak tau dimana. Lah tau2 ibunya rusuh huh! Aku lagi order, disela sama teriakan si ibu itu.
"Maaf ya bu, anak saya duluan yg antri tadi, ayo sana pesan (kata si ibu ke anaknya)!"
Aku mundur ajalah, biar si anak duluan biar puas ibunya.

:: Ibu yg gak mau sabar antrian makanannya diantarkan pelayan. Sampai-sampai harus maju untuk ngomong ketus n judes ke pelayan didepan counter.
"Pesenan saya mana? Daritadi ini. Saya mau nunggu disini aja, nggak usah diantar! Saya nunggu disini!"
Laper buuu? Nggak malu ya, >.< Hhhhh....

:: Banyak yg langsung (ada beberapa, 2 orang yg kuperhatikan) maju ke depan counter order, padahal kan sudah ada tulisan dan garis batas: queue here. Antri disini. Gak bisa baca apaaa??
==================

Moralnya:
Kalo antri ya antri sesuai giliran tho, jangan suka nyelak. Ajari anak antri. Kalo dia lari sana sini ya ajari antri lagi, tunggu giliran sesudahnya. Bukannya malah disuruh maju nyelak orang didepannya. Itu kan ngajari nggak bener buat anak.

Nah buat ibu itu, tolong deh, masa iya bulan puasa lagi buka puasa, nunggu giliran ordernya diantar pelayan aja sampe nggak sabaran? Kan malu bu, kayak orang kelaparan aja...

Antrilah sesuai garis batas yaaa. Budayakan membaca tsaayy :))

Aku yang waras cuma perhatikan kelakuan orang-orang ini, ada-ada aja kelakuan orang di tempat makan Jepang satu ini yaa, (inisial Y*******a)... hikhik.... Terharu akuuhh..

Minggu, 06 Mei 2018

Apa pekerjaanmu?

Apa pekerjaanmu?

Baca yang sabar ya, karena akan sangat panjang:
Aku bukan pekerja kantoran yang bisa tampil kece, outfit keren, OOTD -nya bisa stunning setiap hari.
Tapi aku bekerja 24/7 setiap hari. Menguras emosi bahkan airmata bila tidak bisa berkata-kata lagi. 
Dirumah pakai baju seadanya tapi nyaman. Yang bisa enak kalau buat gerak sana-sini biar gesit bersihin rumah :)
Aku seorang IBU. 
Manager, supervisor, chef, dokter, perawat, engineer, advisor, motivator, menteri keuangan, financial planner, ojek buat anak-anak, cleaning service, .. (apalagi ya yg belum disebut?)

Pekerjaanku kelihatannya mudah, tapi kalau dikerjakan apakah kamu sendiri sanggup?

Hargai pekerjaan seorang IBU walaupun kelihatannya sepele, tapi semuanya dilakukan dengan iklas.

Nah, seharusnya suami juga bisa menghargai istri juga dong, biarpun pekerjaannya dirumah, uang bulanan buat pribadi ya dikasih juga gitu lho, jangan lah masa nunggu jatah sisa dari uang buat kepasar, aduh, mesakke banget, hiks...




Rabu, 02 Mei 2018

Tips dan trik selama di Singapore

Di tulisan kali ini, aku mau share tentang tips dan trik selama di Singapore. Berguna banget ini buat first time traveller ke Singapore.
:: Soal uang :
Untuk top up cash kartu EZ-link MRT, harus pakai uang tahun keluaran baru, karena mesinnya nggak mau terima, alias di-reject sama mesinnya.
Untuk beli-beli di lapak semacam Bugis Street, bayar pakai koin $10 cent SGD mereka nggak mau terima kalo jumlahnya lebih dari 5 koin. Ya kalo di Indonesia sama aja misalnya dibayar pake uang pecahan Rp. 50 sebanyak 5 koin. Lebih baik dipakai untuk bayar toilet umum aja. 
Selain sediakan uang kertas Dollar SGD , sediakan juga uang pecahan kecil koin untuk jaga-jaga bila mau ke toilet umum di Singapore.
Pastikan bawa uang tunai SGD dari Jakarta saja, kalau tukar atau ambil tunai di Singapore lebih mahal karena ada charge -nya. Lebih baik pakai credit card aja sekalian.

:: Soal kebersihan dan ketertiban :
Kalau mau nyampah disini dilarang. Tempat sampah amat minim, jarang terlihat. Tapi kalau lagi makan dan mau nyampah, simpan dulu dalam tas, baru kalau ketemu tempat sampah nah buang deh tuh. Biasanya di stasiun MRT ada di pojokan dekat elevator.
Di dalam gerbong MRT dilarang makan/ minum. Ada aturannya. Kalo ketahuan bisa didenda.
Kalau mau nyeberang, cari tempat penyeberangan semacam zebra cross. Biasanya dekat sama lampu traffic light. Tunggu merah dan tanda orang boleh lewat nyala hijau. Nah baru deh boleh nyeberang. Di Singapore, orang menyetir kenceng-kenceng, kalau nggak ada lampu traffic light mereka bisa bablas aja. Dan memang dilarang nyeberang sembarang walaupun terlihat bisa nyeberang. Ketahuan polisi bisa didenda $100 SGD , alias sejuta rupiah! Pokoknya harus tertib dan teratur.
Di elevator juga gitu, kalo kita tidak terburu-buru, diam di sebelah kiri, kasih jalan untuk yang mau jalan di sebelah kanan. 
Kalo mau naik MRT, biasakan tunggu di sisi kanan kiri MRT berhenti. Biarkan yang mau turun utk duluan lewat, baru yg mau naik setelahnya.
Biasakan untuk lihat peta jalur kereta biar nggak salah naik, karena kalau salah, bisa jauh muter baliknya. Tertib itu enak kan :)
Pakai pakaian dan sepatu yang nyaman, karena kebanyakan kegiatan yg dilakukan di Singapore itu adalah jalan kaki :') Tapi menyenangkan kok, jadi sekalian bakar kalori :)
Kemarin itu 3 hari di Singapore walaupun kaki capek seharian jalan, tapi masih tetap semangat pengin keliling terus..:D

:: Soal makanan minuman :
Di Singapore, air mineral kemasan itu tergolong mahal! 1 botol isi 600ml bisa seharga $2 SGD, Masih lebih murah coke atau beer yang hanya seharga $1 SGD. Tapi waktu di Orchard Road ada tempat murah bisa beli minum $1,5 SGD bisa dapat 1500 liter di Lucky Plaza. Tempatnya semacam ITC kecil dibelakang mall. Waktu kita kesana aja itupun karena diarahkan sama petugas Mall yang berbaik hati kasihtahu harus lewat mana. Jadi tips -nya, isi air minum dari hotel secukupnya, lalu bawa jalan-jalan.

Oiya, bisa juga download aplikasi di googlestore: Singapore MRT. Disitu bisa dapat rute dan jalur MRT dengan mudah. Dijamin nggak nyasar :)



* Baca juga:
Review singkat saat di Singapore

Review singkat saat di Singapore

 Hai !
Lanjutkan lagi yaa waktu lagi di Singapore.

Jadi waktu disana itu herannya aku tuh masih aja semangat pengin jalan-jalan walaupun kaki rasanya pegal dan capek kurang tidur. Kamis malam aja baru bisa merem jam 23.30 , bangun jam 3.00 pagi. Nggak bisa merem lagi, akhirnya upload foto dan internetan gratis aja pakai wifi nya hotel. Jumat malam juga gitu, abis jalan-jalan siangnya, tidur larut malam, bangunnya jam 5 pagi. Akhirnya mandi dan seduh teh dan ngemil karena laper. Pagi jam 6 baru turun sarapan di bawah.

Mungkin karena terbawa senang dan energinya masih full terus ya :D 
Tapi mau nggak mau ya harus tidur biar re-charge energy untuk besoknya.

MRT disana murah, jarak dekat (1-3 stasiun) hanya rata-rata  $1.5 SGD, kalau jarak nya agak jauh, bisa sampai $2.5 SGD. Tapi tetap murah, lha jarak tempuh kemana-mana lumayan jauh kalo nggak naik MRT. Kalau naik taksi / bus di SIN mahal.
Beli kartu EZ-Link untuk naik MRT kemarin $3 SGD isi $7 SGD. jadi kalau mau top-up tinggal isi di mesin top-up. Minimal $10 SGD. Untuk tourist, bila mau diuangkan bisa, di bandara Changi mampir ke Terminal 2, disana kartunya bisa diuangkan sejumlah isi kartu.


* Baca Juga :
 Tips dan trik selama di Singapore

Getaway to Singapore !

Jadi minggu lalu diajak si Ayah untuk ikut ke Singapore jalan-jalan, tapi berangkatnya nyusul. Karena di Singapore si Ayah lagi ada training hari Senin sampai Jumat. Kami nyusulnya di hari Kamis dan berakhir di hari Minggu (19-22 April 2018). Biar nggak terlalu sepi, ngajak Agatha. Eh ternyata Titin dan Erik pengin ikutan di last minute. Jadilah kami berenam pergi ke Singapore.

Kami naik Air asia, sepertinya rate nya lagi murah, dengan harga @ 800 ribu-an / pax , jadi per orangnya PP keluar uang kuranglebih 1,6 juta-an. Dari Bintaro ke Soekarno-Hatta Terminal 3 International Ultimate (Terminal baru) naik Golden Bird yang rate -nya 160 ribu sudah all-in termasuk tol. Murah kan :) yang dari Rawamangun naik Damri (Nggak tau berapa biayanya).

Lalu kami check-in dan langsung taruh bagasi masing-masing. Kelar check-in, nunggu deh di lobby sebentar. Setengah jam mendekati boarding, kami jalan kaki ke boarding room. Astagaahh.. nggak nyangka jauuhh juga lho jalannya, ada mungkin 1 km. Sampai di boarding room, nunggu sebentar, lalu kami naik pesawatnya. Penerbangan sekitar 90 menit. Tapi nggak berasa lho, rasanya cuma 30 menit baru terbang kok sudah akan landing, (yakali karena sambil tidur yaa, jadi waktunya nggak berasa, hiihi) wuaahh perasaan happy banget udah nggak sabar main di Singapore dan explore disana ! Abel dan Clara juga kooperatif sekali. Mereka nggak rewel atau mabuk udara. Mereka jadi anak manis selama di pesawat.Kebanyakan malah tidur, anteng banget dehh. Apalagi untuk Abel ini pengalaman pertamanya naik pesawat dan bisa lihat awan... katanya pengin banget lihat awan kalo naik pesawat :)

Nah pengalaman di Singapore dimulai nih. Keluar dari pesawat melewati immigration checked. Suasananya lumayan tegang ya disana. Petugasnya itu yang wajahnya pada tegang. Tapi akhirnya kami semua aman melewati immigration checked. Lalu jalan lagi ke arah Immigration Passport Checked. Baru mau masuk sudah terkagum-kagum sama desain bandaranya. Keren abiss!

Ket: Antrian di Immigration Checked

Nah disana nunggu antri untuk sampai ke petugas check nya. Kemarin antri sekitar 30 menit. Nah anak-anak nggak bisa diem, lari-larian terus. bikin menarik perhatian petugas imigrasi yang lalu lalang mengecek wisatawan yang sedang antri. Nggak lama aku disamperin deh tuh,
 "Are you their mom?"
" Yes, the two girls"
lalu petugasnya mengangguk dan bilang jangan lari-lari disekitar sini. Nggak lama pergi dan kembali lagi, yang ternyata bawa permen buat mereka satu-satu... hehehe... rejeki -nya anak-anak :)

Selesai dari check pasport, kami ambil bagasi dan ke arah Ground Transport Concierge untuk pemesanan shuttle bus gratis ke Village Bugis Hotel. Untuk dewasanya gratis, tapi anak-anak kena charge SGD $6 / anak. Kami nunjukin bukti pemesanan kamar hotel dan lalu bisa diproses.
Sebenarnya bisa juga naik MRT, tapi karena bawa anak-anak dan jalannya masih jauh lagi ke hotel, jadinya pakai fasilitas gratis shuttle bus ke hotel. Disana nunggu sekitar 15 menit untuk datang shuttle bus -nya menuju hotel.

Ket: Ground Transport Concierge

Hari pertama (Kamis siang) tiba di hotel sekitar jam 14.30 waktu Singapore. Perbedaan waktu di Singapore lebih  cepat 1 jam daripada Indonesia. Kami nginap di Village Bugis Hotel. Sampai kamar hotel ada yang mandi ada yang baring-baring sebentar. Sekitar jam 18.00 keluar kamar hotel. Untungnya cuaca bersahabat banget, nggak hujan. Kami makan di Zam-Zam Restaurant di Arab St. Disana makanan halal dan masakan India / Timur Tengah.  Tapi murah lho! minuman  rata-rata SGD $1 -SGD $3. Makanan mulai SGD $4 - SGD $8 (Atau mungkin lebih? karena menu yang kami pesan SGD $8 paling mahal,hahaha).

Disini itu ayam lebih mahal daripada daging sapi kelihatannya. Pesan beef mutton curry harganya SGD $4, tapi chicken fried rice SGD $8 ! Biarpun gitu menunya besar, bisa buat makan rame-rame. Yaa 4 orang lah ya :) Beef mutton -nya juga gede, nggak nanggung ukurannya. Untuk harga segitu dengan ukuran beef segede itu cukup murah dibanding dengan di Indonesia.
Oiya, SGD $1 sekitar Rp. 10.850 (kurs saat itu di Indonesia).

Ket: Hotel view di pagi hari

Ket: Daftar menu di Zam-zam Restaurant

Ket: Makan malam di Bugis habis segini. 
:: Perhatikan deh, menu ayam(chicken fried rice) lebih mahal harganya daripada menu daging (beef mutton) ! Padahal kalau di Indonesia yang lebih mahal itu menu daging :)

Selesai makan, lanjut ke Bugis Street. The famous and cheapest shopping street in Singapore. Macam-macam yang dijual disana, mulai dari street food, minuman seperti juice buah, pernik-pernik souvenir, dan pakaian. Street food -nya ada pancake, gorengan dalam bentuk skewers, martabak manis dan gurih, poffertjes, sosis bakar, dll. Harganya cuma rata-rata sekitar  SGD $1 aja. Minuman juice -nya juga macam-macam, kayaknya semua buah ada deh, hahaha... dan murah juga cuma SGD $1 aja, isinya jus buah segar asli, tanpa gula (kayaknya ya, soalnya pemanisnya rata-rata pakai madu, karena rasanya nggak terlalu manis dan seger banget! ). Waktu itu beli watermelon juice. Seger banget diminum malem-malem, mana emang lagi panas hawanya. Untuk pakaian rata-rata diharga SGD $10 , kebanyakan pada promo, misalnya buy 1 get 1 seharga SGD $30 (kalo beli 1 SGD20). Kayaknya baju-baju dari Bangkok deh, dan mini-mini ukurannya :(
Disana beli gantungan kunci buat oleh-oleh dan Titin yang beli kaos setengah lusin. Gantungan kunci dapat 24 pcs seharga SGD $10 aja. Murah ya.

Hari kedua (Jumat) ke Botanic Garden, Cinatown, Orchard Road, dan malamnya ke Marina Bay / Merlion.
Dari hotel setelah breakfast, kami langsung bersiap ke Botanic Garden naik MRT ( rute Bugis ke Botanic Garden). Sampai sana udah jam 11 siang. Masuk ke sana gratis. Ternyata cuaca lagi panas banget sampai harus pakai payung. Jalan-jalan lah kita sebentar disana, nggak lama, paling cuma 30 menit, karena anak-anak nggak betah, padahal aku masih pengin explore lagi didalam ada apalagi. Disana cuma ke Child Garden, ngeliat penyu di dalam kolam. Abis itu pada pengin jalan-jalan lagi ke tempat lain. Jadinya kita lanjut jalan lagi ke stasiun naik MRT ke Chinatown (Botanic Garden; Chinatown - transit Little India town; st Harbourfront - arrive Chinatown).

Ket: Pohon tua di Botanical Garden


Ket: anak-anak lihat kumpulan penyu dalam kolam

Di Chinatown lihat-lihat situasi aja, jalan menyusuri petak Chinatown. Asik banget, suasananya bener-bener seperti sedang di China. Disana mampir dulu di SGD $1 Store. Rata-rata yang jual berharga $1 SGD, tapi ada juga diatasnya. Murah untuk beli-beli souvenir disitu. Di toko suvenir itu kita beli macam-macam, nggak tau Agatha beli apa ya, tapi aku beli kaos kaki untuk Clara aja, sepasang cuma $1 SGD.

Ket: Keluar dari Stasiun MRT Chinatown, langsung masuk area nya

Ket: Jalannya bersih banget! Daun aja males lewa
Perut mulai kelaperan, waktunya makan siang, mampir deh kita ke salah satu Chineese Food restoran. Makanannya enak-enak, tapi mahal euy, err.... total habis $ 33 SGD. Pokoknya anak-anak kenyang, beres lah :)


Ket: Makan siang di Chinatown habis segini
:: Bandingkan dengan kalau makan di daerah bugis, order 6 macam menu aja hanya keluar uang $ 26 SGD.

Ket: Iconic Klenteng di Chinatown

 
 Ket: Jalan sepanjang Chinatown


Dari Chinatown mampir lagi ke ke Orchard Road naik MRT (Chinatown towards Punggol - change at Dhoby Ghaut towards Jurong East - arrive at Orchard ). Disana langsung deh disambut pemandangan penjual es krim gerobak dan yang jual adalah Uncle alias bapak-bapak tua. Wah seru deh! Es krimnya murah, cuma $ 1.20 SGD , bisa pilih pakai cup atau roti. Pilihan es krim nya juga banyak.. bikin bingung tapi akhirnya dipilih juga sih, hehe..... Abisin es krim dulu sambil duduk di kursi pinggir jalan. Abis itu jalan lagi sepanjang Orchard road sampai kita kehabisan air minum, mau cari free water tap kok nggak ada... akhirnya ketemu petugas disana, kita tanya dimana ada water tap gratis. Ternyata nggak ada, tapi kalau mau beli yang murah ada di Lucky Plaza, nggak jauh lokasinya dari kita tanya, sekitar 700 m letaknya di belakang mal. Pas sudah sampai sana, lokasinya seperti di lorong, mirip ITC tapi lebih kecil. Tetap bersih yang jelas :) 
Dan kita ketemu toko kecil (mart) yang jual air minum. isi 1500 ml seharga $1.50 SGD. Lumayan murah dibanding beli di tempat lain yang bisa seharga $2 SGD. Tapi tetap aja mahal untuk harga air mineral :)) Mampir di toko seberangnya liat-liat siapatau ada yang menarik. Ada lagi ternyata kaos kaki anak murah, sepasang cuma $1 SGD, beli lagi deh buat Abel. Mau beli juga buat ukuran dewasa lha kok ngga ada, hiks... gak bisa deh beli buat diri sendiri.

Ket: Gerobak es krim Uncle hanya $1.20 SGD

                                      Ket: Abisin es krim dulu disini


Ket: Gedung Iconic di Orchard Road

Setelah itu kami pulang ke hotel sebelum jam 16.00 karena takutnya jam orang pulang kerja bisa-bisa penuh nanti MRT nya. Jadilah kita naik MRT (Chinatown towards Bukit Panjang - Bugis). Dan lanjut sore-malam ke Marina Bay lihat patung Merlion.

 
Ket: Suasana sibuknya stasiun MRT. Ini di Chinatown

sampai di stasiun MRT nya Bugis, Abel pengin makan roti, jadi beli roti di Bugis MRT. Murah, cuma $1 SGD. Roti nya persis roti macam BreadTalk. Enak.  Malamnya sebelum makan malam lagi di Zam-Zam resto dekat hotel, beli Domino's Pizza dulu didepan hotel. Harganya kalau di Jakarta bisa dapat Pizza Hut :)) tapi ada harga promo sih, beli satu pizza hargaya $24 SGD, tapi kalo beli 2 pizza hanya bayar $22 SGD aja. Niat yang mau beli satu pizza aja jadi harus beli 2, hehe. Oiya, bedanya lagi kalau di SIN itu condiment -nya nggak pakai saos tomat/ saos sambal, tapi pakai chili flakes. Asik ya! Di tulisan kemasannya sih tertulis: " limited only for Domino's Pizza Singapore & Malaysia only" .

Ket: Harga di Domino's Pizza SIN

Abis itu langsung melipir ke Marina Bay untuk ke Merlion. Ke sana pakai MRT dari Bugis (Bugis towards Chinatown - Change at Bayfront towards Marina Bay - Arrive at Marina Bay). Pas sampai Marina Bay, Agatha mampir dulu ke bagian informasi, nanya gimana caranya ke Merlion. Seakan tau apa yang mau ditanyakan, petugas nya langsung kasih secarik kertas yang isinya panduan jalan ke arah Merlion. Hehe... ya udah kita keluar stasiun ngikuti arah panduan di kertas itu. Akhirnya nyampe juga yeaay! Setelah jalan berapa kilo ya, kira-kira 500 m lah. Melewati sungai buatan, hotel, dan menyebrangi jalan raya, sampai juga dekat Merlion.
Ket: View di jalan Bonham St.

Ket: Merlion at night

Balik dari Merlion mampir dulu ke Bugis St. naik MRT (Marina Bay - Change at City Hall - Arrive at Bugis),  Beli titipan dan cari minuman seger. Beli jus kiwi seharga $1 SGD. Abis itu pulang sampe hotel jam 22.00. Upload foto-foto sebentar, lalu tidur deh untuk recharge tenaga besoknya ke SEA Aquarium di Resort World Sentosa.
Hari ketiga (Sabtu) ke Resort World Sentosa ke S.E.A Aquarium nya. Dari hotel keluar mulai jalan jam 10.00 ke stasiun MRT buat ke Sentosa. Rutenya dari Bugis - turun Harbourfront. Disana turun dari MRT lalu jalan ke arah VivoCity untuk naik bus RWS 8 tarifnya $1 SGD / pax. Nanti diantarkan sampai Resort Wold Sentosa. Berangkatnya kesana bayar, tapi baliknya ke VivoCity gratis. Di SEA Aquarium bayar tiket masuknya $39 SGD untuk anak, $59 SGD untuk dewasa. 

Sebelum masuk kedalam, foto-foto dulu di Candylicious dan depan bola dunia Universal Studio (USS). 

  Ket: Foto didepan USS

Ket: Ubur-Uburnya cantik !

Ket: Pemberian makan ikan-ikan

Ket: Rombongan ikan pari berenang

Ket: Kumpulan paus hiu diatas kubah, wow!
Disana ditawari semacam 'souvenir' foto dari SEA. pas foto nya sih gratis didalam, ehh keluar area malah ditodong beli dan semacam harganya mahal banget ! $80 SGD dapat 1 foto pigura size , 2 table size foto, dan 1 model foto dalam water globe. Agak nyesel jadinya karena mahal, tapi ya sudah lah ya, buat pelajaran yang MAHAL dan berharga banget untuk trip berikutnya.

Sudah puas didalam SEA, kita lanjut makan siang. Pilihannya mampir ke Little India, karea dia area RWS makanannya mahal-mahal. Jadilah kita keluar area, dan naik bus RWS 8 lagi. Nunggu di haltenya sekitar 15 menit. Kita diantar lagi ke VivoCity, dan langsung naik MRT ke Little India. 
Ket: Makanan di Little India
Makanan disana lumayan terjangkau. Kemarin pilihannya jatuh pada minced pork noodle ($4 SGD) dan Srilankan rice ($5 SGD).  Dan rasanya juga enak banget dengan porsi besar. Kenyang deh. 

Abis dari Little India, kita pulang ke hotel karena sudah sore. Anak-anak juga udah pada capek. Kita naik MRT (Little India towards Chinatown - Bugis).  Sampai hotel, aku yang super ngantuk rebahan dulu dll, karena persiapan besok udah mau kembali ke Jakarta pagi-pagi jam 6 udah harus check-out. Tapi kalau Agatha pergi lagi ke Bugis dan Mustafa untuk beli oleh-oleh. Pengin juga ikut pergi Mustafa, eh lha kartu MRT nya dibawa si Ayah, nggak jadi deh pergi.

Hari Minggu, sudah waktunya check-out dan kembali ke Jakarta. Setelah selesai beres-beres semua, lalu turun sarapan di hotel. Jam 7 harus melipir ke Bandara karena jam 10.15 (kalau nggak salah) jadwal pesawatnya. Kami naik Air Asia. Kami naik Grab, Agatha dan si Ayah naik MRT karena Grab nya sedan dan nggak muat sampai 6 orang. Grab bayar $19 SGD, harga flat. Sampai di Terminal 4, kami ke Gate 4 sesuai petunjuk di layar monitor. Mau masukin tas ke bagasi aja agak ribet yee, soalnya mesti pakai mesin dulu, karena minim petugas dan bagasi checked -nya harus pakai mesin untuk dapatkan tag barcode. Tapi akhirnya dibantu petugas setelah bingung sana sini nyoba ngga berhasil juga :D Berhasilnya waktu dapatkan check in barcode. Lalu antri untuk masukin tas bagasi harus ke Gate 5 di seberangnya sesuai arahan petugas. Kelar deh urusan tas ke bagasi pesawat. Fiuhh...

Disana nunggu beberapa menit, karena si Ayah mesti lari ke Terminal 2 untuk nukerin kartu EZ-Link MRT ke cash. Agak jauh jadi lama. (err...) Akhirnya ngantri untuk ke Immigration checked. Air nggak boleh dibawa. Jadi air harus diminum abis atau dibuang. Petugas bilang nanti didalam bisa isi ulang air gratis. Aku memilih habiskan airnya daripada dibuang. Ok, kami lolos pemeriksaan.

Jalan sekitar beberapa meter ke lobby boarding room. Megah sekali dan bagus banget didalam. Foto-foto sebentar (lagi,hehe...)

Ket: Didalam Terminal 4 - Changi Airport


Ket: Iconic !

Ada musical show kecil disana, di tembok atasnya ada drama musikal keren abis ! Kirain awalnya itu hanya jendela kayu dan pilar tembok biasa, eh nggak tau nya itu layar musikalnya :) lihat disini .


Nunggu pesawat jam 11.05. Agak telat beberapa menit, tapi akhirnya pesawat terbang juga.
See you Singapore! I'll be back again :)




:: Selanjutnya baca juga:
Tips dan trik selama di Singapore
Review singkat saat di Singapore


Minggu, 11 Maret 2018

Rumah yang nyaman itu gimana sih?

Ngeliat rumah-rumah sekitaran komplek lagi direnovasi rasanya mufeenng punya rumah kayak katalog juga. Tapi apa daya rejeki nya baru dicukupkan sampai segini dulu. Ya nanti lagi lah plan untuk renovasi rumah sendiri. Sekarang nikmati rumah yang ada.
.
Rumah itu sebenernya harus berasa nyaman buat penghuninya. Ciri-ciri salah satunya kalo udah bisa tidur nyenyak dan mimpi indah, lhaa cukup lah yaa πŸ˜‚ , itu sih aku lhoo yaa, beda orang beda lagi kan standart nya πŸ˜‰

Doa ku

Doa ku tidak ada yang lebih dahsyat selain minta kesehatan sepanjang hari.
Kalo emak sehat, semua kerjaan dirumah bisa kelar dan ngga ada yg terbengkalai.
Jangan lupa bahagia πŸ˜‹
#IbuHarusBahagia
#IbuDilarangSakit

Perempuan Tangguh

Dia bernama perempuan.
Dia harusnya disayangi, tidak disia-siakan
Dia harusnya dicintai, karena harganya melebihi berlian yang paling langka sekalipun

Tidak seharusnya kamu menyakitinya, walaupun "hanya" dengan kata-kata yang tidak enak didengar.
Jangan pernah mencoba membuatnya kecewa, karena hatinya sangat rapuh.
Rasa sedihnya ada walaupun tidak kamu lihat, karena dia tidak pernah mau memperlihatkannya padamu.

Dia terlihat tegar hanya untuk anak-anakmu.
Bahagiakan dia dengan menyenangkan hatinya.
Maka seisi rumah akan menjadi bahagia πŸ’Ÿ
Karena bila dia bahagia, maka seisi rumah pun jadi bahagia. 😘

Notes by Agnes Leonita

Kamis, 08 Februari 2018

Observasi Kesehatan Tubuh Clara (Update)

Februari, 8 :

Nah Tgl 1 Feb Clara merasa kelenjar susu nya sebelah kiri membesar dan kalo disentuh sakit. Kemungkinan ini masih berkaitan dengan diagnosa dokter yang merasa masih dalam tahap pertumbuhan fisik anak. Maret nanti ada janji untuk kunjungan lagi ke Dokter Frida.